Nilai Tarif Parkir Mobil di Tokyo


Tokyo dengan predikat sebagai kota termahal di dunia yang melekat kepadanya, dengan segala komponen biaya hidup yang sangat mahal, memaksa hampir setiap orang untuk berpikir ulang setiap kali membeli sesuatu. Apakah nilai guna dan penghematan yang diperoleh setelah membelinya seimbang dengan harga yang ditawarkannya atau tidak. Konon biaya hidup di Tokyo, menurut informasi yang pernah saya peroleh, adalah setara 1,5 kali lipat biaya hidup di Newyork, setara 3 kali lipat biaya hidup di taipei taiwan. Berdasarkan pengalaman sendiri rata-rata harga barang di Jepang, khususnya tokyo setara 10 kali lipat harga barang di kota-kota di Indonesia, kecuali barang elektronik dan otomotif.

Menarik di sini adalah produk otomotif, alias mobil. Dengan rata-rata gaji bulanan standard Jepang yang sangat tinggi, membeli mobil bukanlah hal yang berat. Cukup dengan beberapa bulan gaji sebuah mobil cukup mewah sudah bisa dengan mudah terbeli. Itu artinya hampir setiap orang yang mempunyai pekerjaan hampir bisa dipastikan mampu untuk membeli mobil dengan mudah. Suatu logika sederhana yang seharusnya sesuai dengan bayangan sederhana tersebut, yaitu kemacetan luar biasa. Pada kenyataannya tidak terjadi demikian, karena hampir sulit menemukan kemacetan tersebut di ruas-ruas jalan Tokyo di hari-hari biasa. Mungkin kita hanya bisa menjumpai kemacetan tersebut pada hari libur nasional atau saat akhir pekan. Di hari kerja, orang Jepang lebih senang untuk menggunakan sarana transportasi umum seperti kereta listrik atau bis yang terbilang sangat praktis dan tertata dengan baik, meskipun untuk melakukan itu kadang mereka harus berjalan kaki sejauh 2 km dari rumah mereka ke stasiun kereta terdekat atau ke halte bis terdekat. Mungkin hanya orang yang sangat terpaksa menggunakan mobilnya untuk keluar rumah atau mereka yang aktifitas/pekerjaannya sangat memerlukan mobillah yang mengendarai mobil pribadi di ruas-ruas jalan pada saat hari kerja.

Tahukah anda apakah salah satu komponen biaya terbesar yang harus dikeluarkan setelah kita atau orang Jepang memiliki mobil? jawabnya adalah tarif parkir mobil :). Mungkin beberapa gambar berikut cukup membantu visualisasi anda dalam menghitung berapa tarif parkir yang harus anda bayarkan jika anda memarkir mobil di Tokyo. Foto saya ambil di parkir daerah Meguro Tokyo.   

Di tempat parkir ini, pada jam 8 pagi sampai 10 malam anda harus membayar 100 Yen tiap parkir selama 10 menit, atau setara 600 Yen tiap jamnya. Lantas bagaimana jika kita memarkirnya selama 10 jam? Rata-rata jam kerja  di Jepang adalah 8 jam waktu normal, plus beberapa jam lembur jika diperlukan. Tentu bukan pilihan bijak jika menghabiskan 6000 yen (600 ribu rupiah) perhari hanya untuk parkir mobil :) .

Di tempat parkir tidak jauh dari tempat parkir pertama, ada pilihan lebih menyenangkan yaitu pada jam 8 pagi sampai jam 10 malam, tarif parkirnya  adalah 200 yen per 30 menit atau bisa juga memilih paket 2000 Yen untuk 12 Jam.

Advertisements

One comment on “Nilai Tarif Parkir Mobil di Tokyo

Silahkan tuliskan Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s