Sharing Pengalaman Studi di Jepang (6): Pemilu


Mungkin tidak salah mengatakan bila satu hal yang paling hangat diperbincangkan beberapa bulan ini di berbagai media tanah air baik media cetak maupun media elektronik adalah adanya pesta demokrasi terbesar di tanah air, sebuah pesta demokrasi yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia. Pemilu sesuai fungsinya adalah bagian dari wujud partisipasi warga negara dalam turut serta menentukan arah pembangunan bangsa dengan memilih pemimpin bangsa yang diinginkannya.  Hmm… Tahun 2009 ini adalah untuk kedua kalinya dalam hidup saya, saya turut menyemarakkan pesta demokrasi terbesar di Indonesia dengan memanfaatkan hak suara saya sebagai warga negara Indonesia, untuk  memilih pemimpin bangsa 5 tahun ke depan. Satu hal yang berbeda adalah di tahun ini bumi yang saya pijak bukanlah bumi Indonesia, karena saya berada jauh di belahan bumi lain, di sebuah kota metropolitan dengan biaya hidup termahal di dunia, di sebuah negara yang walau secara historis pernah menggores luka dalam di hati warga negara Indonesia tetapi sekarang menjadi salah satu sahabat terbaik bangsa Indonesia, di sebuah tempat di mana setiap detik sama berharganya dengan segunung tinggi kepercayaan, di sebuah negara di mana loyalitas dan totalitas adalah kebanggaan hidup. Yaa… saat pesta demokrasi itu berjalan, saya sedang berada di Negeri Sakura, Negeri yang pada masa lalu juga dikenal sebagai negeri para samurai.

Di Jepang, slogan-slogan para capres yang menkoarkan ekonomi kerakyatan, lebih cepat lebih baik atau lanjutkan!! juga terdengar sama nyaringnya dengan yang didengar warga negara Indonesia yang ada di Indonesia dan seakan juga menjadi bumbu canda dalam perbincangan di forum diskusi dan milis perhimpunan pelajar-pelajar Indonesia di Jepang. Di sinipun, hangatnya debat capres dan cawapres yang diselenggarakan stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu juga bisa disaksikan melalui siaran televisi online. Hangat pemberitaan di media cetak nasional juga merupakan bacaan sehari-hari yang terus diikuti. Hingga akhirnya pesta demokrasi itu mencapai puncaknya kemarin.

Di Jepang proses pengambilan suara dikoordinir secara langsung oleh KBRI yang membawahi aktifitas pengambilan suara se-jepang. Sebelum memiliki hak untuk menyalurkan suara, warga negara Indonesia yang berada di jepang diwajibkan mendaftarkan diri secara online ke situs panitia pemilihan luar negeri dengan menkonfirmasi biodata dan mengirimkan scan pasport yang bersangkutan. Setelah semua proses tersebut dilewati, akhirnya hak pilih akan didapat. Dalam pelaksanaan pemilu presiden di Jepang, sebagaimana pelaksanaan pemilu legislatif yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, ada dua pilihan yang bisa dipilih oleh warga negara Indonesia dalam menyalurkan surat suaranya. Pertama adalah datang langsung ke TPS, dan opsi yang kedua adalah pengiriman melalui pos. Opsi kedua inilah metode yang saya pilih untuk menyalurkan surat suara saya, karena kepraktisannya. Dengan metode ini pihak panitia pusat akan mengirimkan surat suara melalui pos ke alamat pemberi suara untuk kemudian dikirim ulang ke kedubes RI pada hari H pelaksanaan pengambilan suara setelah diisi (dicontreng).


 Alhamdulillah, sebagai warga negara yang baik saya telah turut pula memberikan suara saya. Semoga Indonesia di masa datang akan lebih maju dan makmur. Semoga figur-figur yang dipilih untuk dunia pendidikan di masa yang akan datang akan mampu mentransformasi dunia pendidikan di tanah air ke arah wujud baru yang membanggakan tapi juga merakyat. Semoga di masa depan makin banyak generasi muda dapat mewujudkan cita-citanya, untuk kemudian membangun bangsa dan tanah air tercinta

Advertisements

Silahkan tuliskan Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s