biaya hidup di tokyo sebagai mahasiswa asing


Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap Yen masih terus fluktuatif 1Yen berada di kisaran angka= Rp 100-Rp 110.  Jika anda datang ke Jepang dengan menggunakan beasiswa Monbukagakusho, beasiswa Panasonic, atau beasiswa INPEX mungkin tidak perlu terlalu risau dengan mahalnya biaya hidup di Tokyo Jepang. Para sponsor beasiswa tersebut telah menghitung dengan teliti kebutuhan anda dan besar minimum beasiswa yang pas diberikan untuk mahasiswa Asing. Kota Tokyo berdasarkan lembaga survey yang memantau mahalnya biaya hidup di kota-kota besar di dunia hingga saat ini disebut sebagai kota termahal di dunia. Mahalnya harga seporsi makanan, sewa apartemen, dan sarana transportasi adalah salah satu faktor yang dihitung dalam penetapan tersebut.

saat ini untuk mahasiswa program Master dan Doctoral monbukagakusho memberikan beasiswa dengan besaran 168.000 Yen untuk biaya hidup, sedangkan uang kuliah, transportasi pulang pergi, asuransi sudah ditanggung.  kalau mencoba merinci komponen biaya yang perlu dikeluarkan perbulan:

1. Examination fee: Y30,000

2. Admission fee: Y282,000

3. Tuition fee (per semester): Y535,800 tapi bisa minta digratisin

4. Special program paling2 kalau seminar ke luar kota/luar negeri, kalau ke Indonesia bisa abis Y100,000 sekali bolak balik, itu juga kalo nginepnya ngga di hotel hehehe

5. Memasukkan jurnal, biayanya tergantung jenis jurnalnya

6. Biaya riset tergantung apa yang mau diriset, biasanya asal topiknya sesuai dengan proyeknya lab, semuanya ditanggung lab, termasuk biaya-biaya no.4 dan 5.

7. Asuransi per bulannya Y1,200 – Y2,000 tergantung di mana kita tinggal

8. Untuk aplikasi visa setahu saya hanya ditarik di kedubes waktu kita membuat visa, kalau tidak salah Rp250,000. Tapi kalau ingin kembali ke Indonesia kita harus membuat reentry visa, biayanya Y3,000 untuk single re-entry.

9. Biaya pertama kali untuk sampe ke dormitory lumayan juga lho. Kalau belum kenal jalan lebih baik naik bis tapi jatuhnya lebih mahal. Siap2 Y5,000.

10. Siap2 juga untuk biaya materai waktu pendaftaran buat2 kartu, bank account dll.

11. Biaya hidup bulanan, ini yang menarik:

a. Makan. Sekali makan di kantin paling murah Y300 (Rp 36.000), dengan uang sebesar itu kita dapat soba pakai semacam bakwan dan rumput laut. Kalau masak bisa lebih murah, tapi harus siap-siap panci dll. Kalau saya menargetkan Y15,000 per bulan (Y500 sehari=makanan bergizi), tapi kalau ingin membawa keluarga dan masak tinggal dilipat 2 kali atau tiga kali tergantung jumlah anggota keluarga. jika ingin jajan di restoran masakan Indonesia, harga per porsi makanan sekitar Y1,000~ per orang. b. Listrik, air, hp, dll. kalau single dan tinggal di dormitory sih paling-paling habis Y5,000 sebulan. Internet di dormitory sudah ada kok, tapi kalau pasang baru di apato (kontrakan) kira-kira abis Y5,000-7,000 sebulan. Untuk telpon genggam saya pakai softbank soalnya sesama softbank gratis menelepon 20 jam sehari 7 hari seminggu (dari jam 1 pagi sampai jam 9 malam) dan sms gratis sesama softbank 24 jam, apalagi bagi anda sesama anggota keluarga 24 jam gratis c. Sewa apartemen (apato). Dormitory (asrama) ongkosnya murah tapi cuma bisa ditinggali setahun, kira-kira Y16,000. Untuk apato sendiri kira-kira Y30,000-Y40,000 sudah bisa dapat studio room yang cukup untuk single. Ada yang Y25-30,000 tapi biasanya cuma kamar, tidak ada kamar mandi/dapur. d. Transportasi, untuk mahasiswa bisa dapat tiket khusus mahasiswa untuk kampus-rumah. Tiket dari kampus Suzukakedai ke kampus Oookayama (kampus utama) sebulannya Y4,090, dan bisa berhenti di manapun di tengah2. Lumayan berguna kalau ingin belanja belanji. Menurut hemat saya biaya hidup minimal (standar Jepang ) kalau tinggal di asrama (dormitory)  bagi yang single Y70,000 sebulan, sehingga sisa beasiswa anda bisa ditabung untuk masa depan, lumayan khan 🙂

Advertisements

One comment on “biaya hidup di tokyo sebagai mahasiswa asing

  1. Kereen. Kalo hemat-hemat, beasiswa masih bisa sisa banyak. Kalo dikirim ke Indonesia, enak banget ya. Tingkat kesejahteraannya beda jauh. Di sana makan mi ayam, di sini bisa traktiran. Haha

Silahkan tuliskan Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s