awal kedatangan di jepang: apa saja yang harus dilakukan?


Hal pertama yang menyambut saya begitu pertama kali tiba di Jepang selain Urusan kuliah adalah masalah administrasi kewarganegaraan. Sebagai orang asing yang datang ke negeri sakura, dan sebagai warga negara Indonesia yang sedang berada di luar Negeri ada beberapa aturan protokoler yang harus diikuti, berikut adalah hal-hal yang harus kita laksanakan pada awal kedatangan di Jepang:

1. Laporan Kedatangan

Seluruh Mahasiswa, Karyasiswa, Trainee, dan Researcher Indonesia yang belajar di Jepang, diwajibkan melapor kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, serta Bidang Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Tokyo. Untuk pelaporan ini agar beberapa catatan berikut perlu diperhatikan dengan seksama.
Bagi yang memiliki paspor dinas (warna biru) agar memperlihatkan/menyerahkan :

  1. Paspor asli.
  2. Photo ukuran 4X6 sebanyak 2 buah.
  3. Surat tugas belajar/Surat dari Sekretariat Kabinet RI.
  4. Formulir Laporan Kedatangan dari Bidang Protokol/Konsuler (formulir ini dapat diperoleh di KBRI Tokyo).
  5. Formulir Pendaftaran dari Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (formulir ini dapat diperoleh di Bidang Dikbud KBRI Tokyo).
  6. Mengisi dengan lengkap seluruh Data-data Keterangan Pemegang, pada halaman dalam jilid belakang paspor.

Bagi yang memiliki paspor biasa (warna hijau) agar memperlihatkan/menyerahkan :

  1. Paspor asli.
  2. Photo ukuran 4X6 sebanyak 2 buah.
  3. Surat tugas belajar/Surat dari Sekretariat Kabinet RI.
  4. Formulir Pelaporan Diri dari Bidang Imigrasi (formulir ini dapat diperoleh di Bagian Imigrasi KBRI Tokyo).
  5. Formulir Pendaftaran dari Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (formulir ini dapat diperoleh di Bidang Dikbud KBRI Tokyo.

tanpa dokumen yang diminta, maka permohonan yang anda ajukan akan ditolak. Jadi sebaiknya sebelum berangkat periksa dulu dokumen tersebut jangan sampai lupa tidak terbawa.

Gedung KBRI Tokyo beralamat di 5-2-9 Higashi Gotanda, Shinagawa-ku, Tokyo 141-0022. informasi lebih lengkap dapat diakses di http://indonesianembassy.jp/

2. Membuat Kartu Tanda Pengenal Orang Asing (Gaikokujin Touroku Shoumeisho)

Gaikokujin Touroku Shoumesiho atau orang Jepang mengInggriskannya menjadi Allien Card (Aneh ya… emangnya kita allien? ) adalah Kartu Tanda Pengenal untuk orang asing yang mutlak dimiliki bagi siapa saja yang tinggal di Jepang lebih dari 90 hari. Jika kita bertemu polisi Jepang di jalan, dan kita kedapatan tidak membawa kartu Allien Card (Gaikokujin touroku Shoumeisho) maka anda dapat ditindak pidana atau bahkan dipenjara. Selama masa tunggu mendapatkan allien card, kemana-mana saya nggembol (haduh… bahasa mana ini?? , membawa red )  tas saya yang berisi dokumen-dokumen tanda diri termasuk pasport dan KTP Indonesia saya takut kalau-kalau melanggar aturan tersebut. Selama masa tunggu kita akan mendapatkan satu lembar warna pink yang berisi dokumen diri kita sebagai orang asing, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah mengajukan proses pengurusan allien card. Perlu diketahui juga bahwa, tanpa allien card kita tidak bisa mendaftar rekening bank dan tanpa rekening bank kita tidak dapat membeli telepon seluler (meskipun kita punya uang ratusan ribu yen).  Untuk mendapatkan kartu ini, ada perlu pergi ke ward office (kantor balai kota) setempat dekat tempat tinggal anda. Tanyakan ke teman, atau penduduk setempat tentang letak ward office untuk daerah yang anda tempati jika anda belum tahu lokasinya, atau boleh tanya ke mbahgoogle map .  Biasanya memerlukan waktu 2 minggu sampai Gaikokujin Touroku Shoumeisho anda dikeluarkan. Di tempat yang sama ada juga bisa mengurus kartu asuransi kesehatan. Mengingat biaya berobat di Jepang sangat tinggi, kartu ini wajib anda urus. Dengan kartu asuransi, anda akan mendapat keringanan biaya berobat sekitar 75%  dari biaya aslinya, sehingga kita hanya perlu membayar 25 % saja dari total tagihan yang diminta.
Dokumen-dokumen yang diperlukan :

  • Paspor (tentu saja yang ada cap visanya)
  • Gaikokujin Touroku Shinseisho : formulir permohonan, yang bisa didapat di kantor kota.

Pasfoto terbaru dengan ukuran 4.5 x 3.5 (cm) 2 lembar. Apabila anda tidak memilikinya, anda bisa foto di “mesin pasfoto” otomatis yang ada di stasiun, dll.

Advertisements

Silahkan tuliskan Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s